Rabu, 14 September 2016

Cara Install Debian 8.2 secara mudah






Pilih Install dan tekan enter.
1
Pilih Bahasa.
2
Set Location dimana kita berada > Pilih other
3
Pilih Asia
4
Pilih Indonesia
5
Konfigurasi Locales Secara default kita pilih saja united states
6
konfigurasi keyboard menggunakan keymap American English
7
Konfigurasi Jaringan secara manual
8
Set IP address seperti di bawah
9
Set Netmask / subnet Mask
10
Set Gateway
11
Set Name Server address
12
set Hostname
13set Domain Name
14
Set Root Password.
15
masukkan kembali root password untuk verifikasi
16
set full name untuk user baru
17
set nama user
18
set password untuk user baru
19
masukkan kembali password user baru untuk verifikasi
20
Pilih time zone
21
Pembuatan partisi secara manual
22
tekan enter untuk buat partisi baru pada harddisk
23
Pilih Yes
24
Tekan enter
25
buat partisi baru
26
Tentukan size partisi, disini saya membuat partisi swap yang besarnya dua kali besar memory ram
27
pilih logical
28
Pilih Beginning
29
Pada bagian use as kita tekan enter dan pilih swap area
30
partisi swap telah selesai. dan buat partisi untuk menyimpan file-file konfigurasi dan sebagainya. ikuti langkah seperti gambar di bawah ini
31
32
33
34
35
setelah semua partisi dibuat, kita pilih finish untuk selesai
36
Pilih yes
37
Installing base system
38
Pilih No
39
Pilih No
40
Pilih No
41
Pilih software yang akan diinstall, kita centang standard system utilies.
42
Proses Instalasi
43
Install grub boot loader, pilih yes
44
Lokasi untuk grub boot loader, pilih /dev/sda. bisa menyesuaikan
45
Instalasi telah selesai.
46
Tampilan Grub Boot Loader
47
Login User
48
telah masuk ke system.
49

Sumber : pacemacenabire.wordpress.com

Rabu, 07 September 2016

Macam-macam Simbiosis dan contohnya

Dalam ekosistem, komponen biotik saling berinteraksi satu sama lain untuk mempertahankan hidupnya. Interaksi yang terjadi antara komponen biotik ini dikenal dengan istilah simbiosis. Simbiosis adalah hubungan timbal balik antara 2 organisme dalam ekosistem untuk saling mengisi satu sama lain. Adapun berdasarkan pola interaksinya, simbiosis dibedakan menjadi 6 macam. Berikut ini admin eBiologi.com telah merangkum macam-macam simbiosis dan contohnya tersebut sebagai bahan pembelajaran untuk kita semua
Macam Macam Simbiosis dan Contohnya
Berdasarkan pola dan bentuk interaksinya, simbiosis dibedakan menjadi 6 jenis, yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, simbiosis parasitisme, simbiosis netralisme, simbiosis amensalisme, dan simbiosis kompetisi. Berikut ini adalah penjelasan dari macam-macam simbiosis dan contohnya tersebut.
1. Simbiosis Mutualisme dan Contohnya
Simbiosis mutualisme adalah hubungan timbal balik antara dua mahluk hidup yang saling menguntungkan satu sama lain. Beberapa contoh simbiosis mutualisme dapat kita temukan pada interaksi antara lebah dan bunga, burung jalak dan kerbau, ikan remora dan ikan hiu, kelelawar dan kantung semar, burung plofer dan buaya, serta pada interaksi antara rayap dan flagelata. Untuk lebih jelas mengenai contoh dan penjelasan masing-masing contoh simbiosis mutualisme, Anda dapat berkunjung ke artikel ini.
2. Simbiosis Komensalisme dan Contohnya
Simbiosis komensalisme adalah hubungan timbal balik antara dua mahluk hidup yang mana salah satu diantaranya mendapatkan keuntungan, sedangkan yang lain tidak mendapat pengaruh apapun. Beberapa contoh simbiosis komensalisme dapat kita temukan pada interaksi antara sirih dan tumbuhan inangnya, tumbuhan paku dan pohon jati, udang dan mentimun laut, serta pada interaksi antara ikan badut dan anemon laut. Untuk lebih jelas mengenai contoh dan penjelasan masing-masing contoh simbiosis komensalisme, Anda dapat berkunjung ke artikel ini.
3. Simbiosis Parasitisme dan Contohnya
Simbiosis parasitisme adalah hubungan timbal balik antara dua mahluk hidup yang mana salah satu diantaranya mendapatkan keuntungan, sedangkan yang lain mendapatkan kerugian. Beberapa contoh simbiosis parasitisme dapat kita temukan pada interaksi antara cacing pita dan manusia, benalu dan tanaman inangnya, kutu dan hewan yang diganggunya, serta pada jamur panu dan manusia. Untuk lebih jelas mengenai contoh dan penjelasan masing-masing contoh simbiosis parasitisme, Anda dapat berkunjung ke artikel ini.
4. Simbiosis Netralisme dan Contohnya
Simbiosis netralisme adalah hubungan timbal balik antara dua mahluk hidup yang tidak saling menguntungkan maupun merugikan. Contoh simbiosis ini misalnya terjadi pada burung hantu dan kambing di ekosistem padang rumput, sapi dan semut, atau pada monyet dan jangkrik.
5. Simbiosis Amensalisme dan Contohnya
Simbiosis amensalisme adalah hubungan timbal balik antara dua mahluk hidup yang mana salah satu diantaranya menekan pertumbuhan organisme yang lain melalui sifat alelopati. Contoh simbiosis amensalisme dapat kita temukan pada interaksi antara gulma alang-alang dan tanaman produksi, jamur Penicillum sp dan bakteri gram positif, serta pada rumput teki dan tanaman padi. Untuk lebih jelas mengenai contoh simbiosis amensalime yang lain, Anda dapat berkunjung ke artikel ini.
6. Simbiosis Kompetisi dan Contohnya
Simbiosis kompetisi adalah hubungan timbal balik antara dua mahluk hidup yang mana keduanya saling berkompetisi untuk mendapatkan kebutuhannya. Contoh simbiosis kompetisi dapat ditemukan pada interaksi antara serigala dan harimau di ekosistem savana, kambing dan sapi di ekosistem padang rumput, serta pada tanaman tumpang sari.

Kamis, 01 September 2016

Macam-macam Paragraf



1. Paragraf Narasi

Paragraf narasi adalah sebuah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa tertentu yang disusun secara urut. Paragraf ini berfungsi untuk menghibur para pembacanya.

Ciri – ciri

1. Memiliki tokoh, konflik, dan setting.
2. Memiliki alur yang diceritakan secara urut.
3. Memiliki sudut pandang.

Contoh:

Ketika aku sedang dalam perjalanan menuju ke sekolah, aku melihat Budi yang sedang berjalan dengan sangat cepat. Dia terlihat seolah – olah dikejar sesuatu, padahal waktu itu jam masih menunjukan pukul 7. Karena merasa penasaran, aku mengikutinya dari belakang. Akan tetapi aku begitu terkejut karena Budi tidak menuju ke sekolah. Aku pun merasa curiga dengan sikapnya. Kemudian aku memanggilnya, dan benar saja wajah Budi terlihat sangat gugup dan ketakutan. Ternyata dia ingin membolos waktu itu, untungnya aku mengetahui rencananya itu sehingga dia membatalkannya.

2. Paragraf Argumentasi

Paragraf argumentasi adalah sebuah paragraf isinya berupa pendapat – pendapat yang diungkapkan oleh penulisnya. Paragraf ini bertujuan untuk memberikan sebuah pandangan terhadap suatu permasalahan kepada pembaca.

Ciri – ciri

1. Paragraf ini merupakan tulisan nonfiksi atau ilmiah.
2. Mengikut sertakan alasan – alsan yang kuat berupa data maupun fakta agar pembaca mempercayainya.
3. Memiliki kesimpulan di akhir paragraf sebagai penguat dari pendapat – pendapat yang telah dipaparkan sebelumnya.

Contoh

Setelah Lulus dari SMA, langkah selanjutnya adalah menuju dunia perkuliahan. Di sana Anda akan memilih satu konsentrasi study atau jurusan. Tetapi memilih jurusan perkuliahan tidaklah semudah yang dibayangkan, perlu beberapa pertimbangan agar Anda tidak salah dalam memilihnya. Memilih jurusan haruslah sesuai dengan minat dan bakat karena jika salah dalam mengambil jurusan, maka kehidupan kampus akan terasa sangat sulit. Disamping itu, pilihlah jurusan yang memiliki prospek yang cerah. Jika memilih jurusan yang prospeknya cerah, maka Anda tidak akan kesulitan dalam hal mencari pekerjaan setelah lulus. Oleh karena itu, sebelum memilih jurusan, pertimbangkanlah dengan sangat matang agar tidak salah dalam memilih.   
Advertisement

3. Paragraf Eksposisi

Paragraf eksposisi adalah sebuah paragraf yang berisi tentang informasi – informasi yang berupa pengetahuan atau berita. Paragraf ini bertujauan untuk memberikan informasi yang sangat jelas kepada para pembacanya tentang topik yang disampaikan.

Ciri – ciri

1. Bersifat ilmiah atau non fiksi.
2. Memiliki tujuan informative.
3. Ditulis dengan berdasarkan fakta atuapun hasil dari sebuah penelitian.
4. Menyertakan bukti – bukti berupa data, seprti contoh, table, grafik, dan sumber data lainya.
5. Tidak berusaha mempengaruhi pembacanya.

Contoh:

Susu adalah minuman yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Hal ini dikarenakan susu banyak mengandung vitamin dan mineral yang sangat berguna. Kandungan yang paling banyak di dalam susu adalah kalsium. Zat inilah yang akan membuat tubuh dan tulang kita menjadi kuat. Bahkan susu juga bisa membantu pertumbuhan tulang agar menjadi lebih tinggi. Selain kalsium, susu juga memiliki kandungan protein. Zat ini sangat dibutuhkan untuk membangun sel – sel di dalam tubuh. Terlebih lagi susu juga memiliki lemak, lemak inilah yang akan digunakan sebagai sumber energi di dalam tubuh. Oleh karena itu, meminum susu sangat baik untuk tubuh kita. 

4. Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi adalah sebuah paragraf yang berisi tentang gambaran – gambaran suatu benda atau objek. Paragarf ini bertujuan untuk memberkan gambaran secara jelas tentang suatu benda atau objek lainnya seolah – olah pembacanya merasakan, atau melihat sendiri objek tersebut.

Ciri – ciri

1. Penggambaran benda atau objek dengan melibatakan panca indera seperti, bentuk, rasa, warna, suara, dan lain – lain.
2. Menggambarkan suatu benda atau objek dengan sangat jelas.
3. Banyak ditemukan kata – kata sifat, misalanya tinggi, rendah, baik, jahat, dan lain – lain.

Contoh:

Tempat tinggalku tidaklah begitu besar. Runahku hanya memiliki luas sekitar 68 m2. Dengan luas seperti itu, aku hanya memiliki 3 kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, keluarga dan dapur. Ruang tidur utamanya terletak di samping ruamg tamu. Sedangkan ruang tidur lainnya berdekatan di dekat ruang keluarga. Sementara itu, dapur rumahku tidak begitu lebar, luasnya hanya sekitar 10 m2. Tepat di tengah – tengah dapurku terdapat meja makan yang terbuat dari kayu. Kamar mandi kami yang hanya satu terletak di samping dapur dekat pintu menuju halaman luar. Meskipun tidak begitu besar, rumahku sangatlah nyaman untuk ditempati.

5. Paragraf Persuasi

Paragraf persuasi adalah sebuah paragraf yang berisi ajakan atau himbauan yang ditujuakan kepada para pembacanya. Paragraf ini bertujuan untuk mempengaruhi pembacanya agar mempercayai atau melakukan apa yang disampaikan oleh penulis di dalam tulisannya.

Ciri – ciri

1. Menggunakan bahasa – bahasa yang menarik untuk mempengarui pembacanya.
2. Menggunakan kata – kata ajakan, misalnya “ayo”, “marilah”, “laksanakanlah”, dan lain – lain.
3. Memiliki fakta – fakta agar pembacanya memepercayai apa yang disampaikan.

Contoh

Sampah yang menumpuk adalah sesuatu yang menjijikan. Tumpukan sampah ini bahkan bisa menimbulkan bau yang tidak sedap. Selain itu, tumpukan sampah juga bisa menjadi sarang penyakit. Banyak sekali penyakit yang bisa ditimbulkan dari sampah – sampah yang menumpuk, diantaranya adalah diare, demam berdarah, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, marilah kita bersama – sama membersihkan sampah yang berserakan agar tidak menumpuk sehingga kita semu bisa terbebabas dari bahaya sampah yang bisa ditimbulkan.